Sebagai seorang mahasiswa,kita haruslah memiliki pola pikir yang berbasis pada K3.K3 merupakan singkatan dari Kreatif,Konstruktif,dan Kritis.
Berikut adalah penjelasan dari pola pikir K3,yaitu :
1.) Kreatif
Kreatif merupakan pola pikir yang "out of the box",tidak seperti pola pikir umum atau "anti-mainstream" dimana hal-hal baru dan belum pernah ada dapat muncul dengan konsep luar biasa.
![]() |
| Ilustrasi pola pikir kreatif |
2.) Konstruktif
Konstruktif dapat diartikan sebagai pola pikir "solutif" atau penuh dengan solusi atau pemecahan.Dari akar katanya yaitu "konstruk" dapat diartikan sebagai bangunan atau susunan.Jadi,secara umum konstruktif dapat diartikan sebagai pola pikir yang membangun dan berdaya guna.
![]() | |
| Konstruktif merupakan pola pikir yang berdaya guna dan membangun |
3.) Kritis
Pola pikir kritis merupakan suatu metode berpikir yang penuh dengan analisis,tidak mudah percaya,dan tentunya berkaitan dengan sensitivitas atau kepekaan berpikir.
![]() |
| Pola pikir kritis menuntun langkah menuju kesuksesan |
Kita sebagai mahasiswa tentunya dituntut untuk berpikir dan bertindak kritis.Namun,kritis berbeda dengan buruk sangka,suudzon,maupun dugaan buruk lainnya.Kritis menitikberatkan pada bukti dan analisis,sedangkan buruk sangka hanyalah bersandar pada prasangka belaka.
B.) Design Thinking
Design Thinking atau Berpikir Desainis merupakan metode berpikir untuk memecahkan suatu permasalahan yang tersusun atas langkah-langkah sistematis.
![]() |
| Design Thinking merupakan landasan berpikir yang ilmiah dan terstruktur |
Langkah-langkah yang terdapat pada flow chart design thinking adalah :
1.) Emphatize
Tahap dimana suatu permasalahan dianalisis dari sisi what (apa yang terjadi),why (mengapa hal tersebut terjadi),dan how (penjelasan mengenai bagaimana hal tersebut terjadi secara kronologis).
2.) Define
Tahap kedua adalah define atau mendefinisikan permasalahan dari perspektif yang akan digunakan.Misalnya sisi environment atau lingkungan.
3.) Ideat
Setelah memberikan batasan pada masalah yang dibahas,maka tahap selanjutnya adalah ideat atau memikirkan dan menuangkan ide pemecahannya.
4.) Prototype
Tahap yang terakhir adalah merancang prototype atau rancangan awal ide.Ide yang sudah didapat dari tahap ideat dapat dituangkan dalam bentuk gambar,diagram,maupun grafik.Selanjutnya,kita juga dapat membuat koordinat prototype dengan tujuan untuk mengomparasikan ide yang kita miliki.Koordinat prototype terbagi atas empat kuadran yaitu:
a.) Sudah Ada,Efektif.
b.) Sudah Ada,Tidak Efektif.
c.) Belum Ada,Tidak Efektif/Tidak Mungkin.
d.) Belum Ada,Efektif/Mungkin.
Setelah membandingkan prototype yang telah dibuat kemudian mengidentifikasikannya kedalam kuadran-kuadran tersebut,maka design thinking telah selesai.
Ahmad Muliansyah
FTMD
16913050 



Tidak ada komentar:
Posting Komentar