Kamis, 22 Agustus 2013

Kritis, Kreatif, Konstruktif

K3 adalah singkatan dari Kritis, Kreatif, dan Konstruktif. Ketiga pola pikir tersebut harus dimiliki oleh para mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa. Ketika mahasiswa berpikir dengan pola pikir tersebut diharapkan dapat membangun Indonesia menjadi lebih baik.

Kritis adalah sifat menanggapi suatu hal dengan cara sistematis. Melihat berbagai hal dari sudut pandang objektif. Kritis juga berarti mencari suatu kesalahan berdasarkan fakta untuk membentuk suatu kritik yang membangun. Untuk membuat suatu kritik, pribadi yang kritis diharuskan untuk menganalisa suatu masalah berdasarkan pada PESTEL yaitu Politic, Economy, Social, Environment ,dan Legal. Keenam aspek tersebut dapat membangun suatu kritikan yang baik.

Untuk menyelesaikan suatu masalah diperlukan juga pribadi yang kreatif. Kreatif adalah menemukan ide yang inovatif dan orisinil dengan cara berpikir  out of the box. Dengan ide yang inovatif tersebut diharapkan permasalahan yang dahulu tidak dapat diselesaikan dapat diselesaikan dengan mudah.

Konstruktif adalah sifat yang membangun dan berdaya guna terhadap penyelesaian suatu masalah. Pribadi yang konstruktif diharapkan dapat memberikan ide yang solutif sehingga permasalahan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan cara yang efektif.

Untuk menerapkan pola pikir K3 dirumuskan suatu konsep yaitu Design Thinking. Design Thinking dibagi menjadi 4 tahap yaitu Emphatise, Define, Ideate, dan Prototype. Emphatise yaitu berpikir kritis tentang suatu permasalahan dengan menjabarkan What, Why, dan How. Define yaitu mengelompokkan masalah sesuai bidangnya. Kemudian Ideate adalah menemukan inti dari permasalahan tersebut, dan yang terakhir Prototype adalah penentuan solusi yang paling efektif untuk digunakan.

Agung Hidayat
16413070

Tidak ada komentar:

Posting Komentar