Seminar OSKM ITB 2013 siang ini
dihadiri oleh Ibu Tri Mumpuni, Pak Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Indra
Hidayat (perwakilan dari Organisasi Wanadri), Saska (perwakilan dari Riset
Indie), dan host yaitu Putri Indonesia 2011 Maria Selena.
Dalam seminar yang disampaikan
oleh Bapak Gita Wirjawan mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki olah pikir
melainkan juga olah rasa. Semangat kemahasiswaan sangat identik dengan kearifan
local terutama di ITB sebab sekarang ini diperlukan seorang pemimpin yang mengerti
keadaan masyarakatnya serta memiliki visi dan misinya tentang Negara Indonesia
ini. Seorang pemimpin memerlukan kejelasan dalam unsure demokrasi, pluralism,
kesejahteraan dan pemerataan perekonomian. Pemuda-pemudi merupakan calon
pemimpin bangsa ini nantinya sehingga pemuda harus aktif untuk menggangnamkan
dirinya sendiri. Dalam hal ini menggangnamkan artinya ialah dalam hal kemahiran
teknologi, kesinambungan demokrasi, kekayaan budaya serta yang terakhir yaitu
kemajuan ekonomi agar bangsa kita menjadi lebih besar.
Sedangkan dalam seminar pembicara
yang kedua yaitu menyangkut WANADRI oleh Indra Hidayat, alumni mahasiswa Teknik
Mesin ITB. WANADRI merupakan perhimpunan
alam bebas yang dijadikan sebagai sarana pendidikan, Perhimpunan Penempuh Rimba
dan Pendaki Gunung, merupakan organisasi yang bergerak di kegiatan alam bebas.
Pembicara selanjutnya yakni ibu Tri Mumpuni, seorang pemberdaya listrik
yg dianugrahi Ashden Awards 2012. Ibu Tri Mumpuni menekankan terhadap
integritas dan kompetensi pemuda untuk kemandirian dan kesejahteraan. Dimana Kita
bisa mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia dengan menjadi pemimpin yang
berintegritas. Pada saat ini umumnya ekonomi dijadikan alat untuk mencari
keuntungan tanpa peduli kemanusiaan dan lingkungan. Karena itu, seorang
wirausaha sosial diharapkan untuk mencoba mengubah ekonomi menjadi lebih
manusiawi.
Dan pembicara yang terakhir dalam
seminar yakni Kak Saska, alumni mahasiswa teknik elektro ITB angkatan 2003 yaitu pendiri Riset Indie. Riset indie yg sedang
berjalan saat ini adalah Angkot Day. Hari di mana angkot Kalapa Dago nyaman,
aman, dan gratis yang akan diadakan rencana pada tanggal 20 September 2013.
Inti dari pembicaraan tersebut yakni dalam mengerjakan sesuatu kita butuh
berkolaborasi dengan orang lain pula. Dari hal tersebut kita bisa mengambil
kesimpulan bahwa dalam mencapai kesuksesan kita harus bekerja keras dan pantang
menyerah. Kita juga tidak boleh menjadi pribadi yang individualis dan
menganggap diri kita sendirilah yang paling unggul diantara yang lainnya. Kita
juga butuh bekerja sama dengan orang lain maka janganlah lupa untuk
bersosialisasi baik di dalam maupun di luar kampus. Karena dengan banyak
bersosialisasi pasti kita akan mendapat banyak teman dan mendapat banyak
pengalaman yang pasti akan berguna di
dunia kerja nantinya.
Novita Geraldine Togatorop
16513263
Tidak ada komentar:
Posting Komentar