Jumat, 23 Agustus 2013

Rangkuman Resume Seminar OSKM ITB 2013 oleh David

K3L merupakan sebuah unit yang disediakan oleh ITB untuk menjaga kelestarian lingkungan di ITB. K3L merupakan kepanjangan dari Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Lingkungan. Dalam hal KEAMANAN, unit ini menyediakan adanya fasilitas satpam yang menjaga daerah ITB 24 jam. Dengan adanya fasilitas tersebut keadaan ITB menjadi lebih aman. Selain itu juga ada beberapa kendaraan yang disediakan oleh ITB kalau di malam hari ada mahasiswa ITB yang merasa bahaya kalu pulang di malam hari. Selanjutnya adalah Kesehatan, dalam unit ini diberi fasilitas bmg yang akan siap sedia bila ada mahasiswa yang sakit. Fasilitas kesehatan yang ada dalam unit ini cukup lengkap serta disediakan juga mobil ambulan kalau mahasiswa perlu dilarikan ke rumah sakit. Serta secara rutin unit ITB ini juga mengadakan pengelolaan limbah yang ada di kampus ITB tercinta dan juga memindahkannya keluar dari areal kampus. Sehingga areal kampus terbebas dari racun kimia yang berasal dari limbah.

Selanjutnya dengan hasil Seminar OSKM 2013 yang dihadiri beberapa pembicara pembicara handal dan terkemuka. Pembicara pertama adalah Gita Wiryawan, Menteri Perdagangan. Dengan tema Berkemahasiswaan dengan Kearifan Lokal tema ini identik dengan misi OSK ITB. Ekonomi Indonesia sekarang merupakan yang terbesar ke 15 di dunia. Perlu anak Indonesia untuk membawa perekonomian kita meningkat serta untuk kepentingan masyarakat. Sebagai calon pemimpin masa depan kita harus memiliki visi yang jelas untuk Indonesia kedepannya. Masa depan kita tidak akan lebih relevan jika tidak adanya kapasitas dalam hal moral. Selain itu kita juga perlu mengembangkan adanya pluralisme yang ada di Indonesia agar ekonomi kita bisa lebih relevan. Indonesia sangat mebutuhkan pemimpin yang memiliki kearifan lokal tanpa menghilangkan adat istiadat yang ada di dalamnya. Karena jika kita meghilangkan adat istiadat yang ada membuat kita kehilangan jati diri bangsa. Dibutuhkan juga kemahiran teknologi, kemajuan ekonomi dan budaya, dan keseimbangan demokrasi. KIta harus berbudaya dalam mengikuti perkembangan jaman sekarang. Untuk memajukan kesejahteraan bangsa kita juga harus mulai meng"konsumsi" barang yang dihasilkan oleh dalam negri dan mulai mengurangi "konsumsi" barang barang dari luar negri. Sstelah kita berhasil di 1 bidang kita juga harus mulai mengembangkan sayap kita ke bidang bidang lain sehingga kesuksesan itu terua berlanjut. Indonesia perlu pemimpin yang bisa menjawab tantangan yaitu tantangan politis dan permintaan masyarakat serta juga memiliki kearifan lokal sehingga lebih mementingkan kepentingan masyarakat daripada diri sendiri. "Jadilah Garuda-Garuda yang Kreatif, Terampil, dan Berteknologi yang berkebangsaan. Jangan jadi pelajar yang hanya merekam struktur tapi selalu menjunjung tinggi Kearifan Lokal" ~Gita Wiryawan~

Pembicara ke 2 adalah Ilham Hidayat dari Wanadri. Wanadri adalah suatu organisasi di bidang alam bebas yang sering mekukan penjelajahan atau ekspedisi ke tempat tempat terpencil. Kegiatan Wanadri adalah menempuh rimba dan mendaki gunung. Indonesia memiliki keanekaragaman yang begitu luar biasa. Mulai dari kekayaan alam yang ada di dalam bumi, kekayaan hayati, rangkaian pegunungan berapi sampai kekayaan budaya yang begitu banyak sekali. Kendala yang di alami Indonesia adalah pertama intervensi budaya, budaya yang diambil oleh negara lain tapi sayangnya Indonesia malah tidak mau melestarikan budaya budaya yang ada di dalamnya. Kedua adalah bencana, daerah Indonesia berada di lempeng lempeng tektonik dan vulcanik serta berada pada cicin gunung api sehingga daerah Indonesia menjadi rawan bencana. Ketiga adalah rawan perbatasan, hal ini disebabkan karenan Indonesia dikelilingi oleh banyak negara dengan jarak yang dekat sehingga perbatasannya juga sulit ditentukan. Maka dari itu diperlukan 3 hal yaitu Sadar Diri, Sadar Lingkunan, dan Sadar Tujuan sehingga semua sumber daya yang ada di bumi pertiwi kita seperti alam dan budaya dapat dimanfaatkan untuk kemajuan bangsa.

Pembicara ke 3 adalah Tri Mumpuni. Integritas dan Kompetensi Pemuda untuk Kemandiria dan Kesejahteraan Bangsa dapat diciptakan dengan adanya 2 hal yaitu, pengetahuan dan logika serta perasaan empati. Untuk menciptakan hal tersebut diperlukan logika dan empati yang berkesinambungan yang diharapkan agar mampu membaca Indonesia dan menyejahterajan kepentingan masyarakat. SDA Indonesia yang begitu luar biasa sangat disayangkan karena yng menikmati bukan kita. Harusnya kita dapat membimbing anak anak yang kurang mampu supaya mereka dapat meraih mimpi mereka. Untuk itu diperlukan adana integritas dan berpartisipasi dalam masalah sosilal. Kesejahteraan tidak dapat terjadi apa karena ekonomi dimanfaatkan bukan untuk kepentingan masyarakat tapi untuk kepentingan pemilik modal serta tanpa memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

Dan pembicara terakhir adalah Saska dari Riset Indie. Yang bisa saya ambil dari pengelaman kak saska adalah rasa ingin tahu yang tinggi sehingga mau mengembangkan suatu usaha yang akan mati dan mempelajarinya dengan seksama. Ada jatuh bangun yang telah ia hadapi tetapi ia tidak putus asa tapi terus mencoba. Dari suatu hal yang lama dan mau dikembangkan dapat menhasilkan suatu usaha yang disukai oleh masyarakat. Semasa kuliahnya, ia lebih mementingkan proses. Dengan segala macam rintangan berat yang ia hadapi, ia berproses layaknya seorang ulat yang akan berubah menjadi kupu-kupu yang indah. Proses yang ia hadapi telah membentuk karakter dan pribadi yang kuat dan mau berusaha. "Perubahan yang besar berasal dari perubahan-perubahan kecil yang pada waktu yang tepat akan membawa dapat yang besar" ~Saska, Ketua Indie~

David Setianto Setiawan
FITB
16313167

Tidak ada komentar:

Posting Komentar