Sebagai mahasiswa kita dituntut tidak hanya unggul dalam
bidang akademik melainkan dalam hal cara berpikir dan pola pandang terhadap suatu
masalah yang ada di lingkungan sekitarnya, masyarakat, serta negaranya. Pola pikir
yang cocok yaitu K3 yang artinya bersikap kritis, Kreatif dan Konstruktif.
1.
Kritis
Kritis artinya seorang mahasiswa dituntut
menjadi seseorang dengan tipe extraordinary yang selalu memiliki idealisme,
kepekaan dan kepedulian sosial, serta keberanian menyatakan kebenaran terhadap masalah
yang ada.
2.
Kreatif
Artinya disini yakni mahasiswa mampu
mengemukakan sesuatu yang berbeda dari pemikiran orang lain serta bermanfaat
pula nantinya. Pola pikir kreatif tersebut lah yang membedakan pola pikirnya
dengan pola pikir orang lain.
3.
Konstruktif
Artinya pola pikir tersebut sebaiknya berdaya
guna dan membangun nantinya sehingga dapat memberikan pengaruh yang signifikan
terhadap masyarakat.
Mahasiswa adalah panggilan untuk orang yang sedang menjalani
pendidikan tinggi di sebuah perguruan tinggi. Pemikiran kritis, kreatif, dan
konstruktif harus selalu lahir dari pola pikir para mahasiswa. Suara-suara
mahasiswa kerap kali merepresentasikan dan mengangkat realita sosial yang
terjadi di masyarakat. Pola pikir tersebut mendorong mahasiswa untuk memperjuangkan
sebuah aspirasi pada penguasa, dengan cara mereka sendiri.
Dalam
pola pikir K3 tersebut diperlukan konsep yang terdiri dari 4 tahap yakni
·
Emphatise artinya berpikir untuk mencari apa masalahnya,
penyebab sampai ke bagaimana solusinya sendiri.
·
Define artinya
Penegasan dan pembagian dari masalah yang akan dianalisa.
·
Ideate artinya menentukan pokok masalah terbesar
atau yang paling berpengaruh
·
Prototype artinya mencari solusi yang pas
terhadap masalah itu sendiri.
Novita Geraldine
16513263
Tidak ada komentar:
Posting Komentar