Resume Materi K3
dan Desain Thinking
Seorang mahasiswa dituntut untuk memiliki cara berpikir dan pola pandang yang berbeda dari saat dia menjadi siswa terhadap suatu masalah yang ada di lingkungan sekitar, masyarakat, serta negaranya. Pola pikir yang tersebut yaitu K3 yang artinya bersikap kritis, Kreatif dan Konstruktif:
Seorang mahasiswa dituntut untuk memiliki cara berpikir dan pola pandang yang berbeda dari saat dia menjadi siswa terhadap suatu masalah yang ada di lingkungan sekitar, masyarakat, serta negaranya. Pola pikir yang tersebut yaitu K3 yang artinya bersikap kritis, Kreatif dan Konstruktif:
1. Kritis
Yaitu berpikir
secara objektif terhadap suatu permasalahan, dengan cara menganalisa masalah
dengan lebih mendalam untuk mendapatkan kebenaran dari masalah tersebut.
2. Kreatif
Yaitu mampu untuk
menciptakan sesuatu yang berbeda dari orang lain, bisa berupa pemikiran maupun
karya serta bermanfaat pula bagi orang lain. Pola pikir kreatif lah yang
membedakan kita dengan orang lain.
3. Konstruktif
Yaitu idea tau gagasan
yang berdaya guna dan membangun sehingga dapat memberikan manfaat bagi
masyarakat.
Pemikiran kritis,
kreatif, dan konstruktif harus selalu dimiliki oleh para mahasiswa. Sebagai agen
perubahan mahasiswa kerap kali merepresentasikan dan mengangkat realita sosial
yang terjadi di masyarakat. Pola pikir K3 yang dapat mendorong mahasiswa untuk memperjuangkan aspirasinya.
Dalam K3 tersebut
diperlukan konsep Desain Thinking yang terdiri dari 4 tahap yakni
· Emphatise artinya berpikir untuk menjabarkan masalahnya, seperti apa, kenapa dan bagaimananya.
· Define artinya Penegasan dan pembagian
dari masalah yang akan dianalisa.
· Ideate artinya menentukan pokok masalah sesuai prioritas
· Prototype artinya mencari solusi terhadap masalah itu sendiri.
(Muhammad Yogi Saputra)
16013072
(Muhammad Yogi Saputra)
16013072

Tidak ada komentar:
Posting Komentar