Minggu, 25 Agustus 2013

Resume Materi 24 Agustus

1. Visi Hidup Berdasarkan Ke-Tuhanan
    Umat manusia berada di bumi karena Allah yang menciptakan untuk beribadah kepada-Nya dan menjadi khalifah di bumi ini. Segala sesuatu yang berada di bumi juga adalah ciptaan-Nya. Dengan terus mengingat itu semua kita akan semakin percaya dan yakin bahwa Allah itu ada sehingga akan menambah keimanan kita. Maka dari itu, visi hidup kita di dunia ini harus berdasarkan Allah.

2. Kolaborasi
    Kolaborasi ialah penggabungan 2 orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama.
Tujuan kolaborasi:
a. Memecahkan maslah
b. Menciptakan sesuatu
c. Menemukan sesuatu di dalam sejumlah hambatan
tujuan ini agar hasil lebih maksimal
Hambatan kolaborasi:
a. Skill (keahlian)
b. Modal/biaya
c. Ego (kompetisi)
d. Waktu
e. Kearifan konvensional
Point penting dalam kolaborasi:
a. Tim building
b. Sejarah pergerakan
c. Manajemen konflik; ada 2 jenis konflik yaitu personal dan organisasi. Cara mengantisipasi:
-personal: lose-lose, lose-win, win-win
-organisasi: bergaining approach, bureaukratif, sistem approach

3. Cinta Tanah Air
    4 point penting:
- identitas bangsa
- wujud cinta tanah air
- realitas bangsa
- visi kebangsaan

4. Urgensi Kemahasiswaan
- posisi: masyarakat dibagi 3 yaitu masyarakat ekonomi, masyarakat politik dan masyarakat sipil
-potensi: kritis, ideali (tidak mudah dipengaruhi oranglain) independen, semangat, kreatifitas, jaringan berfariatif
-peran: iron stock, guardian value, agent of changes
-tridarma kemahasiswaan:
a. Pendidikan dan pengajaran
b. Penelitian dan pengembangan
c. Pengabdian masyarakat

5. Budaya Kampus
    Budaya yang ingin dikembangkan didalam kampus:
1. Diskusi
2. Peduli lingkungan
3. Imtegritas akademik
4. Wawasan kebangsaan
5. Apresiasi
6. Inovasi
7. Kewirausahaan
8. Menulis
9. Mahasiswa menjadi pemimpin
10. Budaya mahasiswa dekat dengan masyarakat
11. Budaya mahasiswa dekat dengan alam

6. KM ITB
-anggota: seluruh mahasiswa itb

Resume Mitigasi Bencana

Video ini berisi mengenai upaya untuk mengurangi resiko dari suatu bencana. Dalam video ini terdapat mitigasi dalam dan luar lapangan untuk gempa bumi dan kebakaran.
1. Gempa Bumi
a. Dalam ruangan
Ketika terjadi gempa bumi dalam ruangan, hal pertama yang harus dilakukan adalah segera cari meja terdekat dan berlindung dibawahnya sampai gempa berhenti. Ketika gempa sudah berhenti, keluar dari ruangan sambil tetap melindungi kepala dan turun menggunakan tangga darurat.
Hal yang tidak boleh dilakukan adalah segera berlari keluar dan turun menggunakan lift.
b. Luar ruangan
Hal yang harus dilakukan adalah segera berlari jauhi bangunan dan pepohonan dengan tetap melindungi kepala. Tunggu sampai gempa mereda.
Hal yang tidak boleh dilakukan adalah berlari tanpa melindungi kepala.
2. Kebakaran
a. Dalam ruangan
Hal yang harus dilakukan:
pertama, ketika ada kobaran api segera berteriak
kedua, cari alarm kebakaran di tempat terdekat dan nyalakan
setelah itu, cari apar lalu padamkan api, namun jika tidak yakin bisa menggunakannya maka lebih baik langsung telpon K3L dan selamatkan diri sendiri. Jangan menyulitkan diri dengan mencoba menyelamatkan barang-barang karena nyawa lebih penting.
Hal yang tidak boleh dilakukan:
berusaha memadamkan api tanpa peralatan khusus dan menghabiskan waktu untuk hal tersebut serta berusaha menyelamatkan barang sebanyak-banyaknya.
b. Luar ruangan
Hal yang harus dilakukan:
hubungi K3L dan selamatkan diri(jauhi api)

Feren Jessica Rachel
16613036

Resume Materi OSKM tanggal 24 Agustus 2013

I. Visi Hidup berdasar Ke-Tuhanan
Tujuan hidup kita harus berlandaskan dan berpedoman kepada Tuhan sebab kita diciptakan dan hidup disini adalah karena Tuhan sehingga kita harus memuliakan nama-Nya. Visi hidup kita tidak boleh menyimpang dari ajaran agama.

II. Kolaborasi
adalah penggabungan 2 orang atau lebih untuk mencapai satu tujuan bersama
Tujuan:
memecahkan masalah, menciptakan sesuatu dengan lebih baik, menemukan sesuatu
Hambatan:
Skill (beda skill jadi beda pandangan), modal, ego/kompetisi, waktu, kearifan konvensional (kolot/ orang yang tidak mau berubah)
Poin penting:
1. Team building: proses membentuk tim kompak
2. Sejarah pergerakan: belajar dari pengalaman masa lalu
3. Manajemen Konflik: mengatur pertentangan antar personal, terdiri dari 2 jenis:
a. personal: lose-lose (ada penengah, dua-duanya merasa dirugikan karena penengah tidak mampu mengatasi permasalahan secara efektif), lose-win (ada yang menang dan ada yang kalah seperti kompetisi/perlombaan), win-win (dua-duanya diuntungkan contohnya musyawarah)
b. organisasi:
-bargaining approach (pendekatan tawar-menawar) : memanfaatkan sumber daya dengan sebaik mungkin (pengefektifan kerja)
-bureaucratic approach (pendekatan birokrasi): adanya struktur kepemimpinan
kekurangan: jika saat dibuat keputusan atasan tidak setuju, maka putusan tidak bisa dijalankan
-system approach: pendekatan horizontal yaitu melakukan penyeleksian dan mengurangi ketergantungan fungsional

III. Cinta Tanah Air
1. Identitas Bangsa
berfungsi sebagai pengenal/ciri khas suatu bangsa
contoh: bendera, garuda, kebudayaan
2. Wujud Cinta tanah air
adalah tindakan yang menunjukan kita mencintai tanah air
contoh: upacara, pakai batik
hambatan: gengsi
3. Realitas Bangsa
adalah kenyataan bangsa. Untuk realitas bangsa Indonesia sendiri masih jauh dari harapan dimana masih terdapat kebobrokan moral, kejahatan, dll.
4. Visi Bangsa
adalah suatu tujuan untuk mengatasi realitas bangsa yang dianggap masih jauh dari harapan.

IV. Urgensi Kemahasiswaan
Falsafah PoPoPe (Posisi, Potensi, Peran)
Posisi dibagi menjadi 3, yaitu ekonomi (memperjuangkan hidup), politik (keadilan), sipil (memperjuangkan kepentingan bangsa)
Potensi dibagi menjadi 6, yaitu:
kritis, idealis, independen, semangat kreativitas, jaringan, dan ilmu variatif
Peran dibagi menjadi 3, yaitu:
-Iron stock: menjadi penerus bangsa yang siap ditempa
-Guardian of value: penjaga nilai dan norma
-Agent of Change: Agen perubahan bangsa
Tridarma Perguruan Tinggi :
-pendidikan dan pengajaran
-penelitian dan pengembangan
-pengabdian moral

V. Budaya Kampus (budaya yang ingin dikembangkan)
1. Diskusi
2. Peduli lingkungan
3. Integritas Akademik (jujur)
4. wawasan kebangsaan
5. apresiasi
6. inovasi
7. kemahasiswaan
8. menulis
9. dekat dengan masyarakat
10. dekat dengan alam
11. budaya mahasiswa & masyarakat

VI. Kabinet Mahasiswa ITB
anggotanya seluruh mahasiswa S1 ITB.

Feren Jessica Rachel
16613036

Resume Video Mitigasi

Saat terjadi gempa di dalam ruangan, jangan panik. Segera berlindung di bawah meja, keluar dari ruangan dengan tetap melindungi kepala setelah gempa berhenti. Hindari keluar ruangan saat gempa masih terjadi dan jangan gunakan lift, melainkan keluar melalui tangga darurat. Saat di luar ruangan, dengan tetap melindungi kepala, hindari berada di sekitar bangunan dan cari assembly point.

Saat terjadi kebakaran di dalam ruangan, segera berteriak, cari alarm kebakaran terdekat dan nyalakan, kemudian padamkan api dengan apar sebagai tindakan pertama. Jangan meresikokan diri anda dengan mencoba memadamkan api dengan cara mengibaskan barang di sekitar anda. Jika api membesar, hubungi K3L dan selamatkan nyawa anda segera. Selalu kenali denah gedung yang anda masuki. Saat terjadi di luar ruangan, segera hubungi K3L dan selamatkan diri anda.

Bencana bisa terjadi kapan saja, kenalilah cara memitigasinya agar mengurangi resikonya.

(Oleh: Fikrianti S. - 16213134)
Resume Materi OSKM 24 Agustus 2013

Visi Hidup Berdasar Ke-Tuhanan

            Dalam menjalani hidup setiap orang harus memiliki visi, terutama visi yang berdasar ke-Tuhanan. Sebagai muslim Visi ini harus kita miliki karena segala sesuatu yang kita lakukan semuanya untuk mendapatkan Ridho dan berkah dari Allah SWT, karena Allah adalah tujuan hidup kita,  firman Allah dalam surat Adz-Dzaariyaat ayat 56, “Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku”. Dengan Al-quran dan hadis sebagai pedoman hidup kita, marilah kita luruskan niat dalam menjalani hidup ini hanya untuk Allah SWT. Sabda Rasulullah SAW, “Setiap amal disertai dengan niat.”. Dengan niat yang benar, semoga kita mendapatkan keridhoan, keberkahan dan petunjuk dari-Nya dalam mengarungi samudra kehidupan ini.

Kolaborasi

            Merupakan penggabungan dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama. Kolaborasi bertujuan untuk memecahkan masalah, menemukan sesuatu, dan menemukan sesuatu yang ada dalam hambatan. Hambatan dalam kolaborasi ini yaitu skill, perspektif, modal, ego dan kearifan konvensional. Poin penting dalam kolaborasi ini yaitu :
-  team building, bagaimana kita bisa membentuk tim yang kompak dan solid dalam bekerjasama.
- sejarah pergerakan, bagaimana kita bisa belajar dari masa lalu agar tim yang kita bangun dapat menjadi lebih baik.

Manajemen Konflik

            Agar menjaga kerjasama tim baik, di butuhkan manajemen konflik. Konflik terbagi 2 yaitu antar personal dan organisasi. Untuk menyelesaikan konflik antar personal digunakan 3 pendekatan. Pertama Lose-Lose, dimana kedua belah pihak kalah dan dirugikan sehingga membutuhkan pihak ketiga untuk menyelesaikan permasalahannya. Namun pihak ketiga belum tentu mngetahui akar permasalahannya, sehingga pendekatan ini tidak di sarankan. Kedua Win-Lose, dimana hanya salah satu pihak saja yang menang. pendekatan ini juga tidak di sarankan. Ketiga Win-Win, pendekatan ini sangat disarankan karena kedua belah pihak sama-sama di untungkan.
            Untuk menyelesaikan konflik keorganisasian juga digunakan 3 pendekatan. Bargaining Approach yaitu pengelolaan konflik merujuk pada kelompok kepentingan yang berkompetisi karena keterbatasan sumber daya alam. Bureacration Approach yaitu pengelolaan konflik secara birokrasi. Systems approach yaitu pendekatan sistem berisi koordinasi berbagai masalah.


Cinta Tanah Air

            Sebagai mahasiswa kita harus mencitai tanah air, karena kita hidup dan tumbuh dewasa didalamnya. Ada 4 hal penting dalam hal ini. Pertama kita harus mengenal identitas bangsa, yang mana bangsa kita memiliki ciri khas kebudayaan yang beragam. Kedua wujudkan rasa cinta tanah air dengan mengenal identitas bangsa kita secara mendalam dan meningkatkan rasa nasionalisme, seperti mencintai produk-produk buatan dalam negeri. Ketiga realitas bangsa yang haurs kita ketahui untuk bisa membangun tanah air kita menjadi lebih baik. Yang terakhir yaitu kita harus memiliki visi kebangsaan untuk kemajuan banggsa kita kedepannya.

Urgensi Mahasiswa

            Dalam falsafah kemahasiswaan dikenal istilah POPOPE yang harus di ketahui mahasiswa. POPOPE merupakan singkatan dari posisi, potensi dan peran. Posisi mahasiswa ada dalam 3 lapisan masyarakat, yaitu masyarakat ekonomi, masyarakat politik dan masyarakat sipil. Dalam hal ini mahasiswa diharapkan bisa menciptakan suatu kestabilan dari ketiga lapisan masyarakat tersebut. Potensi mahasiswa yang harus dimiliki dan di kembangkan yaitu idealis, kritis, kreatif, semangat, inovatif dan jaringan. Peran mahasiswa ada 3. Pertama Iron Stock, menjadi penerus banggsa karena kita diibaratkan sebagai besi yang keras dan mudah ditempa. Kedua Guardian of Value menjaga nilai-nilai luhur dalam negara. Ketiga Agent of Change, mengubah bangsa menjadi lebih baik. Tujuannya agar kita bisa menwujudkan Tri Darma Perguruan Tinggi.

Budaya Kampus


            Budaya yang di kembangkan di kampus ada 11 yaitu : Diskusi, Peduli Lingkungan, Integritas Pendidikan, Wawasan Kebangsaan, Apresiasi, Inovasi, Kewirausahaan, Menulis, Berkeinginan Menjadi Pemimpin, Dekat dengan Masyarakat, Dekat denga Lingkungan/alam.

Muhammad Yogi Saputra
FMIPA
16013072 

Sabtu, 24 Agustus 2013

Resume Materi OSKM 2013 (24 Agustus 2013)

Sabtu, 24 Agustus 2013

1. Visi Hidup Berdasarkan Ketuhanan 
Suatu visi yang berlandaskan kepada Tuhan yang maha esa, bagi kaum Muslim Allah SWT. Kita hidup berpedoman pada Allah SWT dan semata-mata hanya untuknya dan hanya untuk beribadah kepadanya, dan jangan lupa kita hidup untuk suatu pencapaian.

2. Kolaborasi
Kolaborasi adalah penggabungan dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama yang lebih baik dari sebelumnya. Tujuan berkolaborasi ada 3: 

1. Memecahkan masalah 
2. Menceritakan sesuatu contohnya ide-ide yang menjadi inovasi
3. Menemukan sesuatu dalam hambatan yaitu solusi

Tetapi kolaborasi pun punya banyak hambatan-hambatan yang akan mempersulit suatu pemecahan masalah, diantaranya: 
    - Skill
    - Biaya 
    - Kompetisi 
    - Waktu
    - Kearifan Konvensional

 Kolaborasi memiliki beberapa poin penting: 
           1. Team Building Proses untuk membentuk tim yang kompak. Dalan hal ini, kita harus bisa menggabungkan banyak orang dari latar belakang yang berbeda. 
  
         2. Sejarah Pergerakan Kita harus belajar dari pengalaman-pengalaman lalu agar tidak terjerumus ke kesalahan yang sama. 
  
         3. Manajemen Konflik Konflik ada 2 jenis: 
                    a) Konflik Antar Personal, bisa diatasi melalui pendekatan: 
                            • Lose-lose Suatu keadaan dimana kedua belah pihak merasa dirugikan oleh keputusan yang biasanya diambil oleh penengah. Pendekatan ini sangat tidak dianjurkan karena kebanyakan penengah belum tahu pokok masalahnya dan solusi yang diberikan terkadang tidak tepat.                  
                            • Lose-win Biasanya terjadi di dalam kompetisi dimana pasti ada pihak yang menang dan pihak yang kalah. Contohnya pada pemilu dan voting. Keuntungan dari pendekatan ini adalah kompetisi itu sendiri dan keruhiannya tentu saja hanya akan ada satu pihak yang untung. 
                            • Win-win Pendekatan ini yang sangat dianjurkan karena semua pihak merasa diuntungkan. Contohnya musyawarah mufakat.

                    b) Konflik Antar Organisasi, bisa diatasi melalui pendekatan : 
                            • Bargaining Approach digunakan dalam keadaan dimana kita kekurangan sumber daya terutama sumber daya manusia. Caranya dengan mengurangi permintaan dan melakukan pengefektifan kerja dengan jumlah tenaga kerja yang tersedia. Kerugiannya tentu saja di kebutuhan yang tidak sesuai dengan yang ada saat itu. 
                            • Bureaucratic atau Birokrasi: struktur kepemimpinan dengan pendekatan vertical. Pendekatan vertical adalah pendekatan dengan menyuruh pimpinan untuk membuat aturan supaya konflik selesai. Kekurangannya pasti ada saja bawahan yang tidak setuju dengan aturan tersebut. 
                            • System Approach Dengan pendekatan horizontal, yaitu dengan penyeleksian karena sumber daya yang ada jumlahnya berlebih. Caranya dengan mengurangi perbedaan dan ketergantungan social.  

3. Cinta Tanah Air 
Poin-poin penting dari cinta tanah air: 
1. Identitas bangsa
2. Wujud cinta tanah air
3. Realitas Bangsa 
4. Visi Kebangsaan

poin-poin diatas adalah bukti-bukti kita bangga berbangsa dan cinta tanah air, tentu saja harus dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai ciri kalau bangga berbangsa Indonesia. Demi bangsa Indonesia yang lebih baik.

4. Urgensi Kemahasiswaan 
Falsafah Kemahasiswaan atau biasa disebut PoPoPe, terdiri atas: 
    
- Posisi:
        • Ekonomi: masyarakat yang memperjuangkan ekonominya. 
        • Politik : masyarakat yang memperjuangkan kedudukan dalam masyarakat. 
        • Sipil : masyarakat yang memperjuangkan kepentingan bangsa. 

Mahasiswa termasuk masyarakat sipil yang terpelajar dan berada di irisan antara 3 lapisan masyarakat tersebut. 

- Potensi: 
Mahasiswa harus mempunyai potensi yang terdiri dari Kritis, Idealis, Independen, Semangat, Kreatifitas, Jaringan, dan Variatif.

- Peran: 
     • Iron Stock: Menjadi penerus bangsa karena kita diibaratkan dengan besi yang keas tapi mudah ditempa. 
     • Guardian of Value: Menjaga nilai-nilai luhur dalam Negara. 
     • Agent of Change: Bisa mengubah bangsa ke arah yang lebih positif. 
 Tujuannya agar kita bisa mewujudkan Tri Darma Perguruan Tinggi. 

Budaya Kampus: 
  1. Diskusi
  2. Peduli Lingkungan
  3. Integritas Akademik
  4. Wawasan Kebangsaan
  5. Apresiasi
  6. Inovasi
  7. Kewirausahaan
  8. Menulis
  9. Berkeinginan jadi pemimpin
  10. Budaya dekat dengan masyarakat
  11. Budaya dekat dengan alam


Muhammad Alvin F.S
16613396

Resume Mitigasi Bencana

       Di dunia ini pasti ada saja hal yang tak terduga-duga yang tak diinginkan atau hal yang sangat buruk terjadi atau yang sering dinamakan bencana atau musibah misalnya kebakaran dan gempa bumi, kita harus selalu waspada dan tahu cara tepat untuk melindungi diri kita demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada saat bencana tersebut datang melanda.
      
       Berikut tata cara jika gempa bumi sedang terjadi, jika anda berada didalam ruangan pada saat terjadinya gempa bumi berlindunglah dibawah meja, lalu sesaat setelah gempa berhenti segera keluar bangunan/ruangan ke lapangan kosong karena bisa saja gempa susulan terjadi dan selalu lindungi kepala anda disaat keluar dari ruangan. jika anda berada diluar ruangan, anda bisa berlari menuju ke lapangan atau tanah yang kosong dan luas untuk menghindari reruntuhan bangunan yang ada dan jangan lupa selalu lindungi kepala anda.

       Dan lalu selanjutnya kebakaran, jika anda berada didalam ruangan segeralah nyalakan alarm kebakaran atau berteriak, untuk warga-warga ITB jikalau apinya tidak terlalu besar dan yakin bisa memadamkannya sendiri tanpa ragu silahkan menggunakan APAR jikalau ragu-ragu maka hubungi K3L dan selamatkan diri anda ke luar ruangan. Jika berada diluar ruangan maka anda bisa langsung menghubungi K3L. Selalu waspada karna kejadian yang tak diinginkan bisa saja melanda setiap saat dan pastikan tahu cara menyelamatkan diri anda!


Muhammad Alvin F S
16613396